MALANG.LAZiS Jateng Online—berdasarkan laporan Teguh, salah satu tim yang terjun ke lokasi terdampak gempa yang terjadi pada Sabtu (10/4) lalu, relawan LAZiS Jateng mengunjungi salah satu desa di Kabupaten Malang pada Senin (12/4).

“Kondisi terkini di titik kami berada, yakni Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang. Daerah ini adalah daerah terparah terdampak gempa di Kecamatan Ampel Gading,” terang Teguh melalui kiriman video.

Berdasarkan pemantauan tim, akibat gempa berkekuatan 6,7 M tersebut satu orang meninggal dunia, empat rumah roboh, satu masjid besar rusak. Setidaknya 43 KK yang berada di Sidorenggo kini belum berani masuk ke dalam rumah karena trauma. Para warga menempati teras dan halaman rumah untuk berwaspada.

Dari laporan Teguh, tim sempat melakukan wawancara dengan salah satu warga, bernama Suryanto. Ia menceritakan kronologi kejadian bagaimana salah satu warganya meninggal dunia akibat reruntuhan gempa.

“Salah satu warga kami meninggal, bernama Imam Santoso, usia 30 tahun. Pada waktu itu gempa datang, semua warga panik. Keluar rumah dan berlarian. Rumah ini (sambil menunjuk rumah Imam Santoso) rubuh menimpanya. Langsung tidak ada suara,” tutur Suryanto.

Selanjutnya Suryanto menambahkan, setelah beberapa saat gempa menimpa ia dan beberapa warga mencoba mengangkat bongkahan beton yang menimpa korban namun tidak dapat dilakukan karena terlalu berat. Hingga akhirnya berhasil diangkat oleh alat berat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *