Raihan, Yatim Anak Karyawan Toko Bangunan yang Hafal Al-Qur’an

Alhamdulillah, sahabat, kabar baik datang dari LKSA Bina Ihsan @binaihsan (Pesantren Binaan LAZiS Jateng), Gunungpati, Semarang. Salah satu santri telah berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, Rabu (17/8), tepat saat momen kemerdekaan Indonesia.

Raihan Muhammad Dzaki atau yang biasa disapa Raihan ini dibesarkan oleh seorang ibu seorang diri. Sejak kecil, ia telah lebih dulu ditinggal pergi oleh ayahnya menghada Sang Pencipta. Namun, ia tak pesimis, Raihan terus berupaya mengejar cita-citanya.

Ibundanya lah yang menginspirasi Raihan. Meski hanya seorang karyawan toko bangunan, beliau terus mendukung dan memberi semangat kepada Raihan untuk mengejar apa yang ia inginkan. Ia sangat ingin memakaikan mahkota untuk ibundanya kelak lantaran Al-Qur’an.

Alhamdulillah, setelah 3 tahun 1 bulan menjadi santri di LKSA Bina Ihsan, memulai ikhtiarnya memuliakan Al-Qur’an sedari belajar memperbaiki bacaan/ tahsin, kini ia telah menyelesaikan hafalan 30 Juz Al-Qur’an. Sebuah karunia, prestasi dan nikmat besar yang Allah berikan.

Meski berangkat dari keluarga sederhana, Raihan tetap ingin menjadi orang besar nantinya. Kegigihannya didukung ibunda yang bahkan setiap sebulan sekali menyempatkan waktu menjenguknya, meski tak punya kendaraan untuk sampai ke pesantren.

Selamat Raihan, semoga Allah memudahkan setiap langkah ananda. Sahabat, tekad & perjuangan Raihan semoga bisa menginspirasi kita, ya. InsyaAllah, kita bisa membersamai perjuangan para yatim/ dhuafa penghafal Al-Qur’an & mendapat kemuliaan.