Perjuangan Mbah Punimah, Puluhan Tahun Rawat Anaknya yang Lumpuh

Sahabat, 23 tahun lebih Mbah Punimah merawat dua anaknya yang lumpuh dengan penuh kasih. Selama itu pula kedua anaknya tak pernah berobat karena keterbatasan biaya. Mbah Punimah, lansia prasejahtera yang tinggal Tlogomulyo, Pedurungan, Kota Semarang ini hanya tinggal bersama dua orang anaknya.

Sang anak, Afita (23) & Isnaini (15) sedari lahir telah menderita malnutrisi akut dan kekurangan gizi. Tubuh keduanya hanya tersisa tulang & kulit, akibat kondisinya ini bahkan mereka tak mampu berdiri. Setiap harinya Mbah Punimah harus menggendong dan menyuapi mereka, ditengah perjuangannya mencari nafkah dengan menjadi tukang pijat bayi.

Upah dari pekerjaannya itu tak pernah cukup membawa anaknya berobat. Bahkan untuk sekadar makan saja beliau masih sangat kesulitan. Tak heran, anak-anaknya tak pernah mendapat pengobatan intensif. “Isna sering kejang dan panas tinggi, sampai tidak mau makan selama beberapa hari. Ingin rasanya membawa mereka berobat, tapi saya tak punya uang. Kalau lagi ia kesakitan, saya hanya mendekap & memeluknya,” ujar beliau dengan mata berkaca-kaca.

Alhamdulillah, sahabat, Selasa (20/9), kami berkunjung dan menyampaikan amanah darimu berupa kebutuhan pangan/ sembako dan kebutuhan lain untuk keluarga beliau. Mbah Punimah sangat terharu & berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

Sahabat, terima kasih banyak ya, insyaAllah bantuan darimu sangat berarti bagi keluarga beliau. Kita doakan mudah-mudahan Allah mengangkat penyakit anak-anaknya dan segala cobaan yang beliau alami ya.