Perjuangan dakwah guru ngaji di Tegal : gigih mengajar, meski dibayar sukarela

Sahabat, bapak/ ibu guru ngaji adalah potret orang-orang luar biasa yang barangkali masih kita temui di sekitar kita. Terkadang, kebanyakan dari mereka rela dan ikhlas mengajar ngaji anak-anak meski dengan sukarela atau bahkan tak sepeserpun.

Begitu pula yang terjadi di Tegalsari, Tegal, Jawa Tengah. Di TPQ tempat keempat guru ngaji itu mengajar, mereka hanya dibayar paling banyak 6 ribu dalam sehari.

Jumlah yang sedikit dibanding dengan ilmu yang mereka ajarkan. Memang, tak ada keharusan mereka mendapatkan upah dalam jumlah banyak karena keikhlasan. Namun, perjuangan mereka dalam mengajar harus kita hargai bersama

Alhamdulillah, tim @lazisjatengtegal beberapa waktu lalu berkunjung dan menyampaikan amanah sahabat berupa bantuan sembako untuk 4 guru ngaji di TPQ Tegalsari. Mereka sangat bahagia dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

Terima kasih ya sahabat, sudah peduli kepada mereka. Mari, terus bersamai perjuangan dakwah mereka dalam menyampaikan ilmu kepada anak-anak. Berikan doa tertulus dan dukungan terbaikmu dengan berdonasi melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat

Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi