Peduli Lingkungan, UDINUS Gandeng LAZiS Jateng & BSRB Luncurkan Aplikasi Sikecik

Semarang — Bertempat di Kelurahan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, sebagai upaya peduli terhadap lingkungan & sampah, Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang menggandeng Bank Sampah Resik Becik (BSRB) yang merupakan komunitas pemberdayaan ekonomi LAZiS Jateng dalam peresmian aplikasi Sikecik (Sistem Resik Becik), pada Rabu (21/9).

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan LAZiS Jateng kembali hadir & dilibatkan dalam upaya pelestarian lingkungan. Kali ini bank sampah Resik Becik yang merupakan binaan pemberdayaan masyarakat kami mendapatkan kesempatan dalam upaya digitalisasi sistem di komunitas tersebut,” ujar Doso Sutrisno, Direktur Eksekutif LAZiS Jateng dalam sambutannya.

Doso mengungkapkan, bahwa permasalahan lingkungan terutama sampah di Kota Semarang menjadi isu yang masih memerlukan penanganan bersama. Tingginya produksi sampah yang belum diimbangi dengan pemanfaatan kembali atau daur ulang sampah menjadi sebuah hal yang harus segera ditindaklanjuti. Bank sampah, khususnya Resik Becik yang telah bekerjasama dengan pihaknya menjadi salah satu solusinya.

“Tentu kami mengucapkan terima kasih kepada pihak UDINUS, DLH Kota Semarang, dan masyarakat di Krobokan. Berawal inovasi pengembangan teknologi yang dimulai dari sini harapannya bisa memberikan dampak dan manfaat yang luas. Semoga ikhtiar kita dalam menjaga dan peduli terhadap lingkungan, terutama melalui pemanfaatan kembali sampah ini mendapatkan hasil yang maksimal,” imbuhnya.

Sementara, Ahmad Zainul Fanani, selaku Wakil Dekan Fakultas Informatika UDINUS dan pengembang aplikasi Sikecik juga menyampaikan hal serupa. Pihaknya yang mengajak para mahasiswa agar bisa membuat aplikasi guna memudahkan transaksi dan sistem kerja di bank sampah Resik Becik yang menjadi percontohan berharap kontribusi ini dapat diterima oleh masyarakat pengguna.

“Tentu ini sebuah inovasi yang harapannya dapat membantu semua proses baik transaksi maupun sistem yang ada di Resik Becik. Bapak/ Ibu tinggal menggunakan fitur-fitur yang ada di aplikasi yang bisa diakses lewat ponsel masing-masing, semua transaksi di bank sampah InsyaAllah sudah ada di situ. Tidak perlu sulit menggunakan sistem lama, aplikasi ini diharapkan mampu membantu bapak/ ibu sekalian,” katanya.

Di akhir, Ika Yudha Kurniasari, selaku koordinator Bank Sampah Resik Becik (BSRB) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UDINUS dan LAZiS Jateng. Melalui sarana aplikasi Sikecik ini pihaknya berharap dapat membantu semua proses transaksi bank sampah yang selama ini masih dilakukan secara konvensional.

“InsyaAllah aplikasi Sikecik ini sangat bermanfaat bagi kami. Sampah-sampah yang telah disortir dan nanti disetorkan melalui kami, bisa diakses dengan mudah lewat ponsel masing-masing. Di situ sudah tercantum caranya, klasifikasi sampah yang disetor, saldo dari masing-masing nasabah setelah menyetorkan, dan fitur tambahan seperti penawaran produk. Ini sungguh luar biasa, terima kasih banyak UDINUS & LAZiS Jateng,” pungkasnya.