KISAH YENI, IBU TANGGUH TULANG PUNGGUNG KELUARGA

Sahabat, kenalin nama beliau Ibu Yeni, ibu dari Nadin (13), Rafli (8), dan Annisa (3). Ibu Yeni dan keluarga tinggal di Perum Binagriya raya, Gg. Walet, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Pekalongan, Jawa tengah. Kini, selain tinggal dan menghidupi ketiga anaknya, Ibu Yeni juga harus merawat ibunya yang sudah lanjut usia. Suaminya sudah lama meninggal, sehingga untuk mencukupi kebutuhan keseharian, terpaksa ia yang menjadi tulang punggung keluarganya.

“Anak pertama saya (Nadin) megalami gangguan psikis/ mental akibat perlakuan bully teman-teman sekolahnya mba. Ia pernah dipukul sampai beberapa kali, sehingga hal itu membuat dirinya sering murung, menyendiri dan menjadi sangat pendiam. Lalu, Rafli anak kedua saya mengalami tuna rungu dan tuna wicara sedari kecil. Oleh karena itu, sampai saat ini belum ada yang bisa membantu saya melakukan aktivitas pekerjaan,” tuturnya.

Dengan keterbatasan yang kedua anaknya alami itu, harus memaksa Ibu Yeni bekerja sangat ekstra guna mencukupi kebutuhan keluarganya. Namun, sampai saat ini ia tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang tepat. Bahkan ia menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat kesulitan tatkala harus membiayai biaya sekolah anaknya yang tengah bersekolah di salah satu SLB. “Biaya SPP yang tidak sedikit semakin membuat saya merasa bingung, mba. Jangankan untuk itu, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja saya masih kesulitan,” imbuhnya.

Sahabat, saat kami berkunjung ke kediamannya, beliau merasa sangat senang dan bahagia. Kami yakin bahwa di balik setiap cobaan yang beliau dan keluarga alami saat ini, beliau masih tetap bisa bersyukur dan berikhtiar dengan keadaan. Yuk, sahabat, bersama kita terus berkontribusi dengan membantu saudara kita yang membutuhkan, salurkan donasi dan bantuan terbaikmu melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat
Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi