Kisah Wati, Ibu tangguh tulang punggung keluarga

Rasa sakit di bagian kepala tak membuat Ibu Wati patah arah. Berkali-kali beliau harus menjalani operasi karena penyakit yang bersarang di kepala beliau.

Bu Wati, Ibu tangguh asal Srondol Wetan, Banyumanik, Semarang ini hidup bersama anak dan ibunya di sebuah rumah sederhana. Di usianya yang sudah hampir setengah abad, beliau harus berjibaku menghidupi keluarganya karena sang suami sudah lama meninggal dunia.

Berjualan, merupakan salah satu ikhtiar yang kini beliau jalankan guna mencukupi kebutuhan kesehariannya. Mulai dari jualan gorengan sampai dengan es batu beliau jajal. Namun, keterbatasan dan penyakit yang beliau idap seringkali memaksa beliau untuk tak optimal.

“Kadang jauh dan butuh waktu lama, mba. Saya bisa jatuh sakit kalau terlalu lelah berjualan. Ditambah penglihatan dan gangguan saraf lain yang saya rasakan,” katanya. Hal inilah yang membuat pemasukan beliau tak maksimal.

Melihat kondisi itu, alhamdulillah beberapa waktu lalu, kami @lazisjateng.smg berkesempatan mengunjungi beliau dan menyampaikan amanah sahabat berupa bantuan modal usaha (10 tabung gas) untuk beliau. semoga dengan bantuan ini bisa meringankan pekerjaan beliau ya, sahabat.

Terima kasih atas bantuan yang sahabat kepedulian berikan, insyaAllah sangat membantu usaha milik Ibu Wati. Yuk, sahabat, bersama kita terus dukung para pelaku UMKM di sekitar kita, salurkan dukungan terbaikmu melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat

Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi