KISAH SUWARTI, LANSIA PENDERITA TUMOR KULIT

“InsyaAllah saya ikhlas menerima apapun yang ditakdirkan Allah untuk saya, Mba. Pasti ada hikmah di balik ujian yang keluarga saya terima sekarang ini,” begitu kiranya ungkap Ibu Suwarti saat ditemui di kediaman beliau.

Wartijah atau Suwarti (48), Ibu dua orang anak itu tinggal di sebuah rumah kecil berbahan asbes (PVC) yang sudah usang di kawasan Desa Kragilan, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Suami beliau sudah meninggal sejak 20 tahun lalu.

Anak pertamanya bekerja sebagai kuli bangunan di Jakarta. Sedangkan anak keduanya yang berusia 16 tahun tidak bekerja dan harus putus sekolah sedari SD akibat kecelakaan yang ia alami hingga menyebabkan patah tulang di kakinya. Hal tersebut membuatnya enggan bersekolah karena malu dan takut diperlakukan dengan tidak baik oleh teman sebayanya.

“Saya menderita tumor kulit sejak 3 tahun lalu, mba. Sekitar 2 tahun lalu keadaannya semakin memburuk hingga membuat tumor di sebelah mata kiri saya membengkak. Sampai saya tidak bisa melihat. Tangan kanan saya tidak bisa lurus dan kaku karena pernah terpeleset saat dulu pernah bekerja, mba” imbuhnya.

Sahabat, kini keluarga Ibu Suwarti hanya mengandalkan belas kasih tetangganya untuk kebutuhan makan sehari-hari. Ia sangat terharu dan berterima kasih kepada sahabat atas bantuan sedekah pangan yang diberikan kepada keluarganya. Terima kasih banyak ya, sahabat.

Yuk, terus berbagi kebahagiaan dengan memberikan donasi terbaikmu melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat
Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi