KISAH PERJUANGAN YAAF’I SEMBUH DARI LEUKIMA YANG DIIDAPNYA

Ia masih berjuang melawan leukimia yang dideritanya.

Sahabat pasti masih ingat dengan Dik Yaaf’i bukan? anak belia yang harus bertarung melawan leukimia pada usia 10 tahun. Terakhir kali kita menyapa saat rambut Dik Yaaf’i masih terlihat cukup panjang, kini pasca kemoterapi yang sudah ia jalani selama 7 tahun, kondisinya bisa sahabat lihat di gambar berikut.

Alhamdulillah, meskipun belum menunjukkan hasil signifikan, namun senyum masih terpancar di wajah Dik Yaaf’i saat kami menemuinya kembali. Dik Yaaf’i yang sejak usia 3 tahun sudah divonis menderita leukimia harus bertahan melawan rasa sakitanya yang kian hari kian menjadi.

Meskipun sudah memiliki BPJS yang dapat menekan biaya kemoterapi, namun keluarganya masih harus mengeluarkan biaya 500an ribu setiap pekan untuk berobat. Ayahnya yang hanya seorang penjual kelinci dan ibunya yang bekerja sebagai buruh pabrik tak bisa mencukupi biaya tersebut.

Dik Yaaf’i yang tinggal di Dukuh, Sidomukti, Salatiga, kini masih berjuang melawan penyakitnya. Satu yang menjadi harapannya adalah bisa sembuh dan tak lagi membebani ayah ibunya. Alhamdulillah kami berkesempatan kembali bertemu dan menyampaikan amanah sahabat berupa dukungan biaya berobat.

Sahabat, terima kasih ya sudah menemani perjuangan Dik Yaaf’i sampai saat ini. InsyaAllah kami masih membuka peluang sahabat untuk bersama kita mengiringi proses kesembuhannya. Yuk, terus kita doakan dan temani perjuangan Dik Yaaf’i dengan berdonasi melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat
Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi