Kisah Dik Fina, Yatim Piatu yang Hidup di Pesisir Pantai Bersama Saudaranya

Raut kebahagiaan nampak di wajah Dik Fina saat mendapatkan kado akhir tahun dari kita. Anak berusia 11 tahun yang kini duduk di bangku MTs itu hanya tinggal bersama saudaranya di pesisir pantai, Tambaklorok, Semarang. Kedua orang tuanya telah lebih dulu pergi menghadap-Nya.

Menjadi yatim piatu di usia yang masih sangat belia tentu tak pernah ia harapkan. Namun, bagaimanapun hidup harus tetap Dik Fina jalani, dengan penuh keikhlasan ia masih bersemangat menuntut ilmu, meski harus berjalan kaki.

Sepeninggal ayah dan ibunya, Dik Fina memang terlihat menjadi sosok yang pendiam, wajar karena boleh jadi ia dan saudaranya belum siap menerima kenyataan tersebut. Waktu semakin berlalu, perlahan namun pasti Dik Fina terus bangkit, ikhlas, dan menysukuri apapun yang Allah berikan.

Alhamdulillah, kado akhir tahun dari kita telah sampai ke tangan mereka, terima kasih ya sahabat.

Masih banyak saudara kita, para yatim yang membutuhkan uluran tangan dari kita. Yuk, tebar kebahagiaan dengan mendoakan serta memberikan kotribusi berupa sedekah terbaikmu melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat

Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazizjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi