KISAH BU ROKIAH, BERJUANG JADI TULANG PUNGGUNG KELUARGA DENGAN JUALAN CILOK

Sahabat kepedulian yang suka makan cilok mana suaranya?

Siapa sih yang nggak tahu sama jajanan familiar yang satu ini, ya cilok. Makanan tradisional khas Sunda yang terbuat dari tapioka, tambahan bumbu lain serta hampir mirip dengan bakso.

Ya, sahabat. Tak ada yang bisa mengira bahwa jajanan masa kecil ini merupakan salah satu sumber rezeki bagi Ibu Rokiah dan keluarganya. Maklum saja, pasca sang suami meninggal, beliau terpaksa banting tulang menghidupi kedua anaknya yang masih kecil.

Ibu Rokiah biasa berjualan di pinggir jalan utara Pasar Langon, Tegal. Hanya mengandalkan meja sederhana yang bisa didorong, beliau bekerja keras menghidupi keluarganya setiap harinya.

Alhamdulillah, setahun yang lalu kami @lazisjatengtegal berkesempatan memberikan amanah sahabat berupa pemberdayaan ekonomi/ usaha untuk beliau. Kini, usaha Ibu Rokiah semakin membaik.

Bahkan, setiap harinya beliau bisa menyisihkan sebagian penghasilannya untuk bersedekah shubuh. MasyaAllah, kabar yang sangat membahagiakan yang kami terima saat beberapa waktu lalu bertemu beliau kembali.

Sahabat, terima kasih banyak ya. Bantuanmu sangat berarti dan bermanfaat bagi Ibu Rokiah dan para pelaku UMKM lainnya. Di tengah keterbatasan, mereka masih dapat bertahan. Yuk, bersama kita dukung UMKM sedekah melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat

Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi