Kisah Bilqis, yatim penyintas banjir Serang yang ingin kembali bersekolah

“Seragam, tas, buku dan semua peralatan sekolah Bilqis hanyut, Kak. Bilqis bingung, besok bisa sekolah lagi atau tidak..,”

Sambil bermain dan membantu bundanya membersihkan rumah yang sempat terendam banjir di Serang lalu, Bilqis bercerita kepada kami saat ditemui. Rasa takut & trauma nampak masih menyelimuti wajah mungilnya.

Ya, sahabat, dia adalah Bilqis, seorang anak berusia 8 tahun yang kini duduk di kelas 2 SD. Bilqis tinggal bersama sang bunda di dalam rumah sederhana. Ia sudah menjadi yatim sejak beberapa tahun terakhir ditinggal pergi oleh sang ayah yang lebih dulu menghadap-Nya.

Sang bunda yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh cuci sebenarnya tak memiliki keinginan lebih. Beliau hanya ingin melihat Bilqis bahagia dan bisa meraih cita-citanya.

Kata Bilqis, kelak jika sudah besar ia ingin menjadi seorang guru. Bilqis ingin bermanfaat bagi orang lain, memberikan ilmu kepada anak didiknya. MasyaAllah, cita-cita yang sangat mulia ya, sahabat.

Bilqis sempat khawatir, ia tak bisa bersekolah lagi sebab semua fasilitas penunjang sekolahnya telah hanyut. Namun, ia tetap yakin akan meraih cita-citanya kelak. Alhamdulillah, saat kami datang dan memberikan bantuan kepadanya, ia sangat bahagia. Kita doakan semoga Bilqis bisa kembali belajar dan meraih cita-citanya ya, sahabat.

Terima kasih ya, sahabat, dukunganmu sangat berarti bagi Bilqis dan keluarga. Yuk, bersama kita terus bahagiakan mereka yang membutuhkan. Salurkan bantuan berupa donasi terbaikmu melalui :

https://donasi.online/lazisjateng/donasi

Atau transfer melalui rekening :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat

Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi