IBU RUKUN : SENYUM, KETEGUHAN DAN KESABARAN

Ibu Rukun, begitu biasa beliau dipanggil oleh para tetangganya. Ibu tiga anak yang tinggal di rumah sederhana, di Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini setiap harinya menjajakan ember bekas layak pakai dengan berkeliling di sekitar tempat ia tinggal.

“Saya beli ini (ember) dari tetangga sama kenalan, Mba. Habis itu saya jual lagi, masih layak pakai meskipun bekas, Mba,” imbuhnya.

Wanita yang memasuki usia kepala enam ini harus bekerja membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Suaminya, sudah cukup lama mengalami gangguan di kedua matanya, ia tak bisa lagi melihat dengan sempurna, layaknya dulu. Terpaksa, Ibu Rukun harus menggantikan tugas suaminya dalam bekerja.

Di usia senjanya, beliau masih berusaha keras bekerja demi menopang kehidupan keluarganya. Tak bisa kita bayangkan begitu berat beban yang beliau alami. Namun beliau masih tetap bersyukur, tersenyum dan berikhtiar semaksimal mungkin menjalani kenyataan tersebut. “Saya ikhlas, Mba,” katanya saat kami tanya.

Saat kami @lazisjateng_tegal menemui beliau dan menyampaikan amanah dari sahabat berupa bingkisan pangan, beliau sangat berterima kasih dan mendoakan sahabat sekalian. Terima kasih ya sahabat. Sahabat, Ibu rukun dan keluarga mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan yang kita dapatkan.

Di luar sana, kami yakin masih banyak saudara kita yang mengalami nasib serupa, bahkan boleh jadi lebih memperihatinkan dari Ibu rukun keluarga. Untuk itu, kami mengajak sahabat agar bersama kita memberikan kebahagiaan bari mereka. Berikan kontribusi berupa donasi terbaikmu melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat
Mandiri 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi