Derita Malformasi Anorektal, Dik Aisyah Harus Menahan Sakit Tiap Harinya

 Derita Malformasi Anorektal, Dik Aisyah Harus Menahan Sakit Tiap Harinya

Sahabat, kenalin namanya Dik Aisyah, balita yang kini genap setahun terpaksa menahan rasa sakit akibat tak bisa mengeluarkan kotoran (BAB) melalui lubang pelepasan (anus) seperti anak-anak pada umumnya.

Dik Aisyah tinggal bersama ibu dan ayahnya di sebuah rumah sederhana di Dusun Kebandingan, Desa Kendayakan, Kecamatan Warurejo, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Hampir setiap hari, ia harus menangis menahan rasa sakit karena penyakit yang dialaminya itu. Dik Aisyah sempat dibawa ke klinik, namun harus dirujuk ke RSUP Karyadi, Semarang.

Meski sedikit terbantu dengan BPJS, biaya kebutuhan gizi, diapers, dan cadangan kantong kolostomi yang dibutuhkan selama dua hari sekali sangatlah mahal. Kedua orang tuanya yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan tak bisa memenuhinya.

“Aisyah didiagnosa dokter mengidap penyakit Malformasi Anorektal. Ada gangguan pada lubang pelepasan (anus) sehingga dia tak bisa buang air (kecil maupun besar),” kata sang Ibu.

Alhamdulillah, kami sempat bertemu pada Senin (27/6) dan menyampaikan amanah darimu untuk Dik Aisyah berupa bantuan kesehatan. InsyaAllah bantuan ini digunakan untuk mengganti kolostomi steril, meski hanya mampu sebulan.

Sahabat, kini Dik Aisyah masih sangat membutuhkan uluran tanganmu. Ia ingin kembali tersenyum dan bermain layaknya anak seumurannya. Yuk, berikan doa tertulus & dukungan darimu untuk kesembuhan Dik Aisyah, melalui :

BSI 7077755661
a.n Lazis Jateng Pusat

MANDIRI 1360013144040
a.n Yayasan Al Ihsan Jawa Tengah

#lazisjateng #jateng
#lebihpeduliuntukberbagi

Copyright © 2022 News Lazis Jateng