Bersama KitaBisa, LAZiS Jateng Salurkan Donasi Renovasi Masjid di Pelosok

PURBALINGGA.LAZiS Jateng online—Bertempat di Desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada Selasa (31/8) lalu, LAZiS Jateng bersama kitabisa.com menyalurkan donasi program renovasi Masjid Jami’ Al-Mubarok, Tangkisan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian untuk tempat peribadatan di daerah pelosok nusantara. Informasi disampaikan oleh Ratnasari Nur Isnaeni, Amil Kantor Layanan Purbalingga.

“Alhamdulillah, hari ini kami berkesempatan untuk menyalurkan hasil donasi di kitabisa.com untuk program renovasi tempat ibadah yang ada di daerah pelosok. Masjid Jami’ Al-Mubarok menjadi pilihan kami karena melihat kondisi yang sesuai dengan kriteria kami,” ungkapnya.

Ratna menuturkan, Masjid Jami’ Al-Mubarok dibangun dengan dana swadaya masyarakat sekitar pada 15 tahun lalu. Fasilitas tempat ibadah tersebut dimanfaatkan oleh lebih kurang 100 KK yang terbagi dalam 3 RT.

“Selain untuk salat, Masjid ini juga digunakan untuk mengaji anak-anak setiap sore dan pengajian ibu-ibu setiap hari Jumat. Di momen-momen tertentu, warga juga sering memanfaatkan fasilitas masjid ini sebagai tempat kegiatan,” imbuh Ratna.

Ia juga menambahkan, pihaknya yang bekerjasama dengan kitabisa.com merasa sangat senang dan bersyukur dapat sedikit membantu program renovasi masjid di wilayah tersebut. Ia berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat oleh masyarakat sekitar.

“Sebelum direnovasi, atap masjid ini sudah hampir roboh. Alhamdulillah, setelah 15 tahun akhirnya bisa direnovasi walaupun dananya belum cukup,” jelas Sukidi salah seorang jemaah Masjid Jami’ Al-Mubarok.

Sukidi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada LAZiS Jateng dan para donatur yang telah membantu warga sekitar dengan proses donasi yang telah disalurkan. Ia juga berharap serta mendoakan seluruh pihak yang telah membantu masyarakat di desa tersebut.

“Terima kasih banyak kepada para donatur LAZiS Jateng yang telah berdonasi untuk proses renovasi masjid ini. Mudah-mudahan menjadi amal jariyah dan diberikan kelancaran rezeki,” tuturnya.

Menurut Sukidi, saat ini proses renovasi memang masih berlangsung, sehingga pihaknya mengungkapkan bahwa kebutuhan dana proses tersebut juga masih memerlukan dukungan dari banyak pihak agar proses tersebut segera terselesaikan dan masjid dapat segera digunakan oleh masyarakat.